PENGARUH ZAT PENGATUR TUMBUH DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN STEK JAMBU AIR VARIETAS DALHARI (Syzygium samarangense)

THE EFFECT OF GROWTH REGULATORS AND PLANTING MEDIA ON THE GROWTH OF WATER APPLE CUTTINGS OF THE DALHARI VARIETY (Syzygium samarangense)

Authors

  • Humam Adi Kusuma Institut Pertanian (Intan) Yogyakarta
  • Noordiana Herry Purwanti Institut Pertanian (Intan) Yogyakarta
  • Ila Purnamasari

Keywords:

stek jambu Dalhari, Zat Pengatur Tumbuh, Rootone-F, ekstrak Bawang Merah, media tanam

Abstract

Beberapa tahun terakhir produktivitas jambu air Dalhari berkurang sedangkan kebutuhan pasar tinggi. Secara umum jambu air Dalhari jarang memiliki biji di dalam buahnya oleh karena itu perlu inovasi dalam pembibitan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan stek jambu air varietas Dalhari (Syzygium samarangense). Penelitian dilaksanakan di Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, ketinggian 500 mdpl dengan suhu rata-rata 19- 29º C. Penelitian menggunakan rancangan faktorial yang disusun dalam rancangan lingkungan Rancangan acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama adalah jenis ZPT: kontrol, Rootone-F 200 ppm, dan ekstrak bawang merah 75%, faktor kedua media tanam: tanah + pupuk kambing + cocopeat; tanah + pupuk kambing + arang sekam; dan tanah + pupuk kambing + kascing masing-masing dengan perbandingan 2:1:1. Komponen pengamatan meliputi persentase hidup, jumlah tunas, jumlah daun, tinggi tanaman, diameter batang, berat segar, berat kering, dan panjang akar. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis varian dan dilanjutkan dengan DMRT untuk mengetahui perbedaanantar rerata perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pemberian zat pengatur tumbuh dan komposisi media tanam tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan stek jambu air varietas Dalhari. Perlakuan kontrol, Zpt bawang merah(IAA), Zpt Rootone-f (IBA,NAA) dan kombinasi media tanam memberikan pertumbuhan stek jambu air Dalhari yang sama baiknya.

References

Abdullah, A., Wulandari, M., & Nirwana, N. (2019). Pengaruh ekstrak tanaman sebagai sumber ZPT alami terhadap pertumbuhan setek tanaman lada (Piper nigrum L.). AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.33096/agr.v3i1.68

Agoes, D. (1994). Berbagai Jenis Media Tanam dan Penggunaannya. Penebar Swadaya. Jakarta.

AhliGiziID. (2018). Nilai Kandungan Gizi Jambu Air, Segar. NilaiGizi.com.

Aisyah, S. dan L.S. Palindung. (2019). Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Setek Sirih Hijau dan Sirih Merah. Prosiding Temu Teknis Jabatan Fungsional Non Peneliti (hlm. 99-105). 17-19 Juli 2019. Malang: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

Alimudin, Syamsiah, M., & Ramli (2017). Aplikasi pemberian ekstrak bawang merah (Allium cepa) terhadap pertumbuhan akar setek batang bawah mawar (Rosa Sp.) varietas malltic. Journal of Agroscience, 7(1), 194-202.

Andrian, R., Agustiansyah, A., & Lestari, D. I. (2022). Aplikasi Pengukuran Luas Daun Tanaman Menggunakan Pengolahan Citra Digital Berbasis Android. Jurnal Agrotropika. 21(2) : 115-123.

Anjani, H.D. (2014). Analisis Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Jambu Air Dalhari di Kabupaten Sleman. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada: Yogyakarta.

Anonymous, (2007). Ragam Media Tanam. (http://warintek.progressio.or.id/.) Diakses tanggal 15 juni 2007.

Ashari, S. (1995). Hortikultura Aspek Budidaya. Universitas Indonesia Pres. Jakarta.

Bhardwaj, D.R. and U.K. Mishra, (2002). Propagation of Sub Himalayan Maple (Acer oblongum) through Stem Cuttings under Mist Chamber Unit. Journal of Trop. Forest Science 14 (4): 513-514.

BPS. (2020). Statistik Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

BPS. (2022). Produksi Jambu Air Indonesia 2022. Badan Pusat Statistik. Republik Indonesia.

Cahyono, B. (2010). Sukses Budidaya Jambu Air di Pekarangan dan Perkebunan.Yogyakarta: Andi.

Direktorat Jenderal Hortikultura. (2024). Buku Angka Tetap Hortikultura Tahun 2023. Jakarta: Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian.

Dule, B. R. dan Murdaningsih. (2017). Penggunaan Auksin Alami Sebagai Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Terhadappertumbuhan Stek Bibit Jambu Air (Syszygium samarangense). AGRICA, 10 (2) : 52-61

Hartman, H.T., D.E Kester and F.T. Davies Jr. (1990). Plant Propagation Principles and Practices. 5 th ed. Prentice Hall. Engle-wood cliffs. New Jersey 07632. P221-223.

Irmayanti, L. dkk. (2021). Pengaruh Lama Perendaman Zpt Alami Ekstrak Bawang Merah Pada Pertumbuhan Setek Batang Sukun (Artocarpus altilis Parkinson ex F.A.Zorn). Jurnal Perbenihan Tanaman Hutan Vol. 9 No. 2.

Istiqomah H. (2017). Efektivitas Pemberian ZPT dan Kombinasi Media Pada Perbanyakan Tanaman Lada Secara Stek.Skripsi. Sekolah Tinggi Pertanian Amuntai. Kalimantan Selatan.

Istyantini, M. T. E. (1996). Pengaruh konsentrasi dan macam zat pengatur tumbuh alami terhadap setek pucuk berbagai varietas krisan (Chrysanthenum sp). Skripsi. Jurusan Agronomi. Fakultas Pertanian. Universitas Jember.

Juliadi. (2014). Pengaruh Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan Stek Lada. Skripsi. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Kasijadi, F, Purbiati, T, Mahfudi, MC, Sudaryono, T & Soemarsono, SR (1999), ‘Teknologi pembibitan salak secara cangkok’, J. Hort., vol. 9, no. 1, hlm. 1-7.

Kementerian Kesehatan, (2014). Studi Diet Total: Survei Konsumsi Makanan Individu Indonesia 2014, 1st ed. Lembaga Penerbit Balitbangkes, Jakarta.

Koesriningrum, R. Harjadi, S.S. (1983). Pembiakan Vegetatif, Pengantar Agronomi Fakultas Pertanian IPB.

Kurniawati D. F. M. (2019). Pengaruh Pupuk kascing terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Dua Varietas Tanaman Lobak Putih (Raphanus sativus L.). Skripsi. Fakultas Pertanian, Jurusan Budidaya Pertanian Malang.

Kusdijanto, E. (1998). Peranan Konsentrasi Dan Perbandingan Campuran Air Kelapa Dan Homogenat Bawang Merah Terhadap Pertumbuhan Awal Stek Beberapa Kultivar Jeruk (Citrus sp). Skripsi. Juusan Agronomi. Universitas Jember.

Kuswandi. (2008). Petunjuk Teknis Produksi Benih Jambu Air Secara Klonal. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika.

Lasmini (2019). Aplikasi Pupuk Kascing dan ZPT Atonik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Binahong (Anredera cordifolia). Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau. Program studi Agroteknologi.

Lingga, P. (1998). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Cet. Ke-15. Penebar Swadaya. Jakarta. 163 hal.

Mariana, M. (2017). Pengaruh Media Tanam terhadap Pertumbuhan Setek Batang Nilam (Pogostemon cablin Benth). Jurnal Agrica Ekstensia, 11(1): 1-8.

Moko, H., (2004). Teknik Perbanyakan Tanaman Hutan Secara Vegetatif. lnformasi Teknis Vol. 2 No. 1 Juni 2004. Puslitbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. Yogyakarta. p: 1-20.

Mulyani I dan J Ismail, (2015). “Pengaruh Konsentrasi dan Lama Perendaman Rootone F Terhadap Pertumbuhan Stek Pucuk Jambu Air (Syzygium samaragense) pada media oasis,” jurnal penelitian 2(2): 6-17.

Murbandono, H. S. L. (1993). Membuat Kompos. Penebar Swadaya. Jakarta. 44 hal.

Muswita (2011), ‘Pengaruh konsentrasi bawang merah (Allium cepa L.) terhadap pertumbuhan setek gaharu (Aquilaria malaccencis OKEN)’, Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sain, vol. 13, no. 1, hlm. 15-20.

Palungkun, R. Aneka Produk Olahan Kelapa. (1992). Penebar Swadaya. Jakarta. 72 hal.

Prayugo, S. (2007). Media Tanam untuk Tanaman Hias. Penebar Swadaya. Jakarta. Pujiastuti, E. (2015). “ Jambu Air Eksklusif “. Depok : PT. Trubus Swadaya.

Putra, F., I. Yanto dan M. Riniarti. (2014). Keberhasilan Hidup Setek Pucuk Jabon (Anthocephalus cadamba) dengan Pemberian Beberapa Konsentrasi Rootone- F. Jurnal Sylva Lestari 2(2): 33-40.

Raharja, P.C, Wiryanta, W. (2003). Aneka Cara Memperbanyak Tanaman. Agromedia Pustaka. Jakarta. Rukmana. R. 1997. “Jambu Air ( Tabulampot).”Kanisius. Yogyakarta.

Raharja, P.C. dan H. Wiryanto. (2003). Aneka Cara Memperbanyak Tanaman. Agromedia Pustaka. Jakarta. 110 hal.

Ratna Dewi A, Intan. (2008). Peranan dan Fungsi Fitohormon bagi Pertumbuhan Tanaman. Bandung : Universitas Padjadjaran.

Rismunandar, (1994). Tanah dan Seluk Beluknya Bagi Pertanian. Sinar Baru.Bandung.

Rochiman, K dan Harjadi, S. S. (1973). Pembiakan Vegetatif. Departemen Agronomi. Fakultas Pertanian. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Rukmana, R. (1997). Jambu Air (Tabulampot). Kanisius. Yogyakarta. Samekto, R. (2006). Pupuk Kandang. PT Citra Aji Parama. Yogyakarta. 44 hal.

Sarief, S. (1985). Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. CV. Pustaka Buana. Bandung. 180 hal.

Sekta, N. D. (2005). Aplikasi Ekstrak Bawang Merah dan Air Kelapa Muda pada Pertumbuhan Bibit Stek Cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl.). http:// www.bdpunib.org. Diakses tanggal 04 Mei 2020.

Setiawan, P., Siagian, I. B., & Ginting, I. J. (2013). Pengaruh perendaman benih kakao dalam air kelapa dan pemberian pupuk NPKMg (15-15-6-4) terhadap pertumbuhan bibit kakao. Jurnal Online Agroekoteknologi, 1(4), 1265–1276.

Setyowati, T. (2004). Pengaruh Ekstrak Bawang Merah (Alium cepa L.) dan Ekstrak Bawang Putih (Alium sativum L.) Terhadap Pertumbuhan Stek Bunga Mawar (Rosa sinensis L). Diakses pada tanggal 06 mei 2013.

Soepardi, G. (1983). Sifat dan Ciri Tanah. Jurusan Tanah. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor. 591 hal.

Soerianegara, (1979). Ekologi Hutan Indonesia. Departemen Management Hutan Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.

Sudaryono, T & Soleh, M (1994), ‘Induksi akar pada perbanyakan salak secara vegetatif’, Jurnal Penelitian Hortikultura, vol. 6, no. 2, hlm. 1-12.

Supardi, P. N., S. Seda. (2010). Pengaruh Waktu Perendaman Stek Batang Vanili Dalam Zat Pengatur Tumbuh Rootone F Terhadap Pertumbuhan Vanili (Vanilla planifolia Andrews). AGRICA. 3 (2) : 86 – 98.

Susilawati, E. (2007). Pengaruh Jenis Media terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Tanaman Helichrysum bracteatum dan Zinnia elegans. Skripsi. Departemen Agronomi dan Hortikultura. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Susilo J. (2013). Sukses Bertanam Jambu Biji & Jambu air di Pekarangan Rumah & Kebun. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Tyas, S. (2000). Studi Netralisasi Limbah Serbuk Sabut Kelapa (cocopeat) Sebagai Media Tanam. Skripsi. Bogor: Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.

Wareing, P. F. and I. D. J. Philips. (1981). Growth and Diferentiation in Plants Third Edition. Pergamon Press. Oxford.

Wathan, H., Bugis, N., & Zuyasna. (2022). Pengaruh konsentrasi ekstrak bawang merah (Allium cepa L.) terhadap pertumbuhan setek nilam (Pogostemon cablin Benth.). Cassowary, 5(1), 11–21. https://doi.org/10.30862/casssowary.cs.v5.i2.117

Wudianto, R. (1991). Membuat Stek, Cangkok, dan Okulasi. Penebar Swadaya. Jakarta.

Yuningsih, L., D. Lensari, & A. Piande. (2019). Efektifitas Zat Perangsan Tumbuh terhadap Pertumbuhan Stek Batang Balik Angin (Mollotus paniculatus). Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Kehutanan SYLVA 8(2):66-71.

Downloads

Published

2026-08-12