KAJIAN KORELASI CURAH HUJAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) PADA AGROKLIMAT YANG BERBEDA

Authors

  • Dyan Yoseph Mardhani Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta
  • Vina Kurnianti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta
  • Damasus Riyanto Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian (INTAN) Yogyakarta

Keywords:

Rainfall, Productivity, Kopi Robusta, Robusta Coffee, Robusta Coffee Plants, Tanaman Kopi Robusta, curah hujan, produktivitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara curah hujan dibeberapa lokasi dengan produktivitas kopi robusta (Coffea canephora). Penelitian ini dilaksanakan pada Perkebunan Kopi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada bulan Januari sampai bulan April tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan objektif menggunakan angka dan statistic.

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data curah hujan tahun 2020 – 2024 dan data produktivitas kopi tahun 2020 – 2024.Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan rancangan penelitian dengan mengukur hubungan antara curah hujan dengan produktivitas kopi di 3 lokasi, yaitu Kecamatan Kajoran, Kecamatan Grabag, dan Kecamatan Kaliangkrik, menggunakan analisi uji korelasi dan regresi linear yang dibantu software IBM SPSS Statistic 25 dan SigmaPlot.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa curah hujan berkorelasi kuat terhadap produktivitas kopi pada ketiga lokasi. Pengaruh curah hujan terhadap produktivitas kopi di Kecamatan Kajoran bernilai positif, dengan curah hujan tertinggi sebesar 3378 mm di tahun 2024 mampu meningkatkan produktivitas kopi hingga 6,3 ton/ha. Sama hal nya di Kecamatan Grabag, produktivitas kopi dipengaruhi oleh curah hujan dengan nilai positif, dimana curah hujan tertinggi sebasar 3537 mm ditahun 2024 dapat meningkatkan produktivitas kopi hingga 8,1 ton/ha. Sementara di Kecamatan Kaliangkrik, pengaruh curah hujan terhadap produktivitas kopi bernilai negative, dimana curah hujan tertinggi sebesar 4114 mm di tahun 2024 menyebabkan produktivitas kopi menurun hingga 4 ton/ha.

References

Aridana, I K.A. dan Wesnawa, I G.A. 2018. Iklim Mikro Dan Produktivitas Perkebunan Kopi Robusta (Cafea Robusta) Di Kecamatan Pupuan. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha. Volume 6, Number 3, November, pp. 145-153

Badan Pusat Statistik. 2022. Luas Areal Tanaman Perkebunan Menurut Jenis Tanaman Di Kabupaten Magelang

Bongase, E.D. 2017. Impacts Of Climate Change On Global Coffee Production Industry: Review. African Journal of Agricultural Research. 12(19):1607- 1611

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2021. Kementerian Pertanian Direktorat Jendral Perkebunan. Buku Statistik Perkebunan 2020-2022.

Erwiyono, R., Yacob, R.Y., dan Usmadi. 2009. Pengaruh Pola Curah Hujan

Terhadap Produksi Kopi: Studi Di Satu Perkebunan Di Banyuwangi. Jurnal Agrotropika 14(1): 29 – 36, Januari – Juni 2009

Nugroho, W., Suhada, I. P., Hakim, L. R., & Pungkiawan, P. R. 2019. Perancangan Web Series Film Dokumenter Sebagai Media Revitalisasi Kopi Jawa Di Ngawonggo, Kaliangkrik, Magelang, Jawa Tengah. Jurnal Rekam,

15(2).

Soenaryo.1975. Pengaruh Penyimpangan Iklim Terhadap Produksi Kopi. Menara Perkebunan. 43,79-91 Viana, C. D. N., Rosyid, A. H. Al, & Perdana, A. S. 2020. Analisis Daya Saing Komoditas Kopi di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 5(1)

Downloads

Published

2025-07-31