PENGARUH SUHU AIR PERENDAM TAHU TERHADAP KADAR PROTEIN
Keywords:
tahu, suhu air perendam, protein, lama penyimpanan, tofu, soaking water temperature, storage periodAbstract
Tahu merupakan sumber protein yang tinggi yaitu 85 hingga 98 persen dengan susunan asam amino yang lengkap dan daya cerna yang tinggi. Tahu merupakan bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan. Kerusakan tahu ditandai dengan adanya perubahan rasa, warna, aroma dan tekstur sehingga tahu menjadi tidak layak untuk dikonsumsi.Penyimpanan tahu yang banyak dilakukan adalah dengan merendamnya dalam air. Apakah suhu air perendam dan lama perendaman mempengaruhi kandungan protein tahu ? Perlu dilakukan penelitian.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Faktor pertama adalah suhu air perendam tahu yang terdiri atas 3 aras yaitu suhu 30°C, 60°C, dan 90 . Faktor kedua adalah lama perendaman yang terdiri atas 4 aras yaitu 0 hari, 3 hari, 6 hari dan 9 hari. Dari kedua faktor tersebut didapatkan 12 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang dua kali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara suhu air perendam tahu dan lama penyimpanan terhadap kadar protein tahu. Kadar protein tahu yang direndam dalam air perendam suhu 30oC mempunyai kadar protein lebih tinggi dibandingkan dengan kadar protein tahu yang direndam dengan suhu 60 oC dan 90 oC. Semakin lama penyimpanan tahu dalam air perendam, semakin menurun kadar proteinnya.
References
Fennema Owen R. 1996. Food Chemistry.Marcel Dekker,Inc. New York,Basel,Hongkong
Mubaranto H.2016. Strategi pengembangan industri kecil tahu dalam rangka pembangunan
ekonomi daerah Kabupaten Tegal. [Thesis]. Bogor. Institut pertanian Bogor
Nor Khofipah, Supri Hartini, Eka Farpina (2023). Gambaran Kadar Protein Tahu direbus
dan tidak direbus Berdasarkan Waktu Penyimpanan di Kulkas. BJSME: Borneo
Journal of Science and Mathematics Education.Hal.133-146
Rahmawati (2017) Identifikasi Formalin Pada Tahu Yang Dijual Di Pasar Kota Kendari
Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ridha Aula ,N.V. (2019). Analisa Cemaran Bakteri Coliform dan Salmonela pada tahu di
kecamatan Delta Pawan , Jurnal Teknologi Agro Industri 6 (1).
Santoso,P.2006. Teknologi Pengawetan Bahan Segar. Naskah Publikasi Uwiga,Malang.
Septiono,H.2017. Perubahan Sifat Fisiko Kimia Protein Selama Pembuatan Tahu Sebagai
Rujukan Bagi Posdaya. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 3(1) : 85-92
Suhaedi, 2003. Pengaruh Lama Perendaman Kedele dan Jenis Zat Penggumpal Terhadap
Mutu Tahu. Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara . http://library .usu.ac.id/download/fp/tekper/ismet%20suhaedi2.pdf
Sukmawaty, azani,M., dan Putra,G.M.D.21019. Karateristik Buah manggis , adpokat dan
Jambu Biji Pada penyimpanan Suhu Rendah. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 8(4):280-292
Wahyuningsih,T., Nurhadijah ,dan Suyanto,A.2018. Sifat Kimia, Kekerasan dan
Organoleptik Stik Tahu dengan Substitusi Tepung Sukun. Jurnal Pangan dan Gizi,
8(5) : 45-52
Waryat,Sudolar,N.R., Miskiyah , dan Juniawati.2019.Aplikasi Vinegar Sebagai Pengawet
Alami Untuk Meningkatkan Umur Simpan Tahu.Jurnal Ilmiah Respati, 10(1): 41-48
Yulistiani. Mulyani dan Novitasari.2013. Peningkatan Kualitas Tahu dengan Penggunaan
Karagenan dan Asam Sitrat. Jurnal Rekapangan, 7(2) : 215-229
Yulistiani, Sudaryati, dan Nursianky,2013. Perubahan Sifat Organoleptik Tahu Selama
Penyimpanan pada Suhu Kamar. Jurnal Rekapangan, 7(1) :98-110
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bulletin Agro Industri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work
Every submitted manuscript should be accompanied by "Copyright Transfer Agreement", "Ethical Statement", and "Authorship Agreement"